BERSAMA RAKYAT AWASI PEMILU BERSAMA BAWASLU TEGAKKAN KEADILAN PEMILU
Dua Belas Tahun Bawaslu

Dua Belas Tahun Bawaslu

Dua belas tahun usia Bawaslu
Dunia tiba-tiba berubah, jabat salam jadi tabu, peluk cium menjadi senjata yang bisa mematikan.
Tidak saling mengunjungi adalah ungkapan cinta. Mengurung diri dirumah menjadi sikap seorang pahlawan….

Dua belas tahun usia Bawaslu
Pilkada ditunda, tahapan digeser, pengawasan jeda.
Suksesi kepala daerah dilupakan sejenak.
Ambisi dan Obesesi diredam

Dua belas tahun usia Bawaslu

Alat Peraga Kampanye tidak lagi menarik
Karena masyarakat sibuk memburu Alat Pelindung diri
Wajah ganteng dan cantik tersembunyi dibalik masker
Garis tangan nyaris pupus karena seringnya cuci tangan pakai sabun dan alkohol

Dua belas tahun usia Bawaslu
Sempritan pengawas nyaris tidak terdengar berbunyi
Para calon kepala daerah istirahat dan siap-siap dengan strategi baru meraup suara

Dua belas tahun usia Bawaslu
Corona virus menjadi primadona
Menelan semua berita pilkada, menggulung propaganda tim sukses yang menghujat lawan politiknya
Menjungkirkan popularitas incumben yang tidak peduli penangkalan Covid-19
Mengangkat tinggi mereka yang berani meneriakan lockdown wilayahnya

Dua belas tahun usia Bawaslu
Menerima pesan bumi tentang betapa polusi jadi bersih karena kendaraan dijalan berkurang
Betapa udara yang kita hirup menyehatkan paru-paru karena bersih dari CO2
Bahkan tanaman dirumah tak lagi meranggas, karena pemiliknya kembali merawatnya sebagai pembunuh waktu saat stay home

Dua belas tahun usia Bawaslu
Menerima pesan dari Tuhan
Betapa tak berartinya harta jika sakit, betapa berartinya keluarga saat sendirian
Betapa berartinya rumah ketika harus menginap dirumah sakit
Dan betapa berharganya sehat ketika lunglai tak berdaya

Dua belas tahun usia Bawaslu
Kami tunduk, hikmat diharibaan kebesaranMu
Kami ruku dan sujud karena malu, dengan tumpukan dosa
Kami bersimpuh di kakiMu memohon ampun untuk segala lalai dan alpa
Kami menadahkan tangan, memohon kemurahanMu, untuk segera menarik virus corona dan menghentikkan ujian berupa pandemi ini dari muka bumi

Oleh : Dr. Gunawan Suswantoro (Sekretaris Jenderal Bawaslu RI)

Close Menu